Kabupaten Lebak ‘Lepas’ Predikat Daerah Tertinggal

Kabupaten Lebak ‘Lepas’ Predikat Daerah Tertinggal

bangoprek
Kamis, 01 Agustus 2019


Kabupaten Lebak saat ini sudah tidak menyandang predikat daerah tertinggal. Hal itu berdasarkan keputusan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) per 31 Juli 2019.

Dalam salinan keputusan menteri yang diterima Kabar Banten, disebutkan bahwa terdapat enam puluh dua daerah yang terentas dari daerah tertinggal, salah satunya di Provinsi Banten, yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor: 79 tahun 2019 tentang penetapan kabupaten daerah tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019. Keputusan itu ditandatangani Menteri Desa, Eko Sandjojo menyatakan terdapat 62 daerah lainnya yang terentaskan dari daerah tertinggal.




Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak Yosef M Holis membenarkan, terhitung 31 Juli 2019 Kabupaten Lebak terentaskan dari daerah tertinggal.
Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat Kabupaten Lebak tak lagi menyandang gelar daerah tertinggal, seperti beberapa progres indikator makro pembangunan mulai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan tingkat kemiskinan dan sebagainya.

“Faktor lain kenapa Kabupaten Lebak lepas dari daerah tertinggal, yaitu karena adanya beberapa program strategis nasional, seperti akses jalan tol di akhir 2019, comnuter line, pusat pertumbuhan,” ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan lepasnya Kabupaten Lebak dari daerah tertinggal. Maka, ini menjadi cambuk bagi pemerintah daerah agar lebih mengoptimalkan kinerja dan memberikan pelayanan yang baik dalam membangun daerah yang tengah bersolek di sektor penyemangat untuk semua pariwisata ini. Hal ini menjadi penyemangat semua pihak bahwa pembangunan ini sudah on the track.

“Kedepan, kami berharap agar beberapa titik desa atau kantong kemiskinan terus berkurang. Apalagi, akan banyak kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif di Lebak,” ujarnya. (PG)*